Pesan Ranamese untuk Pemerintah Manggarai: Jangan Jadikan Danau Sakral Ini Kuburan Wisata
Di tengah dinginnya kabut pegunungan Manggarai, Nusa Tenggara Timur, terbentang sebuah danau yang indah sekaligus menyimpan luka yang tak pernah benar-benar sembuh—Danau Ranamese. Keindahannya kerap memikat wisatawan, namun di balik itu, tersimpan kisah pilu yang terus berulang: nyawa yang hilang, tangisan yang menggema, dan kesedihan yang tak pernah selesai. Ranamese bukan sekadar destinasi wisata. Ia adalah ruang sakral, ruang hidup, dan bagian dari identitas masyarakat Manggarai. Namun hari ini, danau itu seperti sedang “berbicara” dengan cara yang paling menyakitkan—melalui tragedi. Danau yang Terlalu Sering Jadi Kuburan Sudah terlalu banyak cerita tentang orang yang datang untuk menikmati keindahan, namun pulang dalam peti. Anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa—semuanya menjadi bagian dari deretan panjang korban yang tenggelam di Ranamese. Setiap kejadian bukan hanya angka statistik. Itu adalah satu keluarga yang hancur, satu ibu yang kehilangan anak, satu kampung yang berd...